FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Ada yang ingin ditanyakan? Cari dulu di sini. Bila belum terjawab, tanyakan kepada wali kelas lewat menu Kloter Saya.

Tentang program

Apa itu Al Akhyar Hajj Journey?

Program manasik haji Sekolah Islam Al Akhyar dengan tema “Belajar Manasik, Berlatih Menjadi Tamu Allah”. Siswa mempraktikkan rangkaian haji secara berurutan bersama kloternya, dipandu mutawwif.

Kapan dan di mana kegiatannya?

Ahad, 18 Oktober 2026, pukul 07.00–11.30 WITA di Asrama Haji Embarkasi Sudiang, Makassar. Titik kumpul di halaman Wisma Zamzam, di depan papan nomor kloter.

Siapa saja pesertanya?

Siswa TK B sampai SMA, dibagi ke dalam 13 kloter. Siswa KB dan TK A belum mengikuti manasik tahun ini, tetapi tetap bisa belajar rangkaian haji di aplikasi ini.

Bagaimana cara mengetahui kloter Ananda?

Kloter ditentukan dari kelas: Kloter 1–12 untuk kelas 1 SD sampai kelas XII SMA, dan Kloter 13 untuk TK B. Buka menu Kloter Saya; kloter Ananda tampil otomatis beserta mutawwif, jam tiba, dan grup WhatsApp kloternya.

Apa itu mutawwif?

Mutawwif adalah ustadz/ustadzah yang memimpin satu kloter di setiap pos, dibantu guru pendamping dan wali kelas. Siswa selalu berjalan bersama kloter dan mengikuti arahan mutawwif.

Pos apa saja yang dipraktikkan?

Tujuh pos dipraktikkan berurutan: Mina, Arafah, Muzdalifah, Jamarat, Tawaf Ifadhah, Sa'i, dan Tahallul. Pos kedelapan, Tawaf Wada', disampaikan oleh mutawwif dan tidak dipraktikkan. Penjelasan tiap pos ada di menu Alur Perjalanan.

Persiapan sebelum hari H

Pakaian apa yang dipakai?

Putra memakai dua helai kain ihram (dipakai dari rumah) dengan celana pendek di dalam dan sabuk ihram. Putri memakai gamis putih dan jilbab putih, wajah dan telapak tangan terbuka. Putra memakai sandal; putri memakai kaus kaki dan sepatu untuk menutup aurat. Semua membawa topi. Daftar lengkapnya ada di menu Perlengkapan.

Barang apa saja yang perlu dibawa?

Botol minum atau tumbler, snack pribadi secukupnya, dan obat pribadi bila perlu. Beri nama pada semua barang, dan barang berharga tidak perlu dibawa. Centang daftarnya di menu Perlengkapan agar tidak ada yang terlewat.

Apa yang sebaiknya disiapkan di rumah?

Pastikan Ananda sarapan dan cukup tidur. Ajak Ananda berlatih talbiyah dan mendengarkan lagu manasik — teks bacaan ada di menu Doa & Bacaan, lagunya di menu Lagu Manasik.

Ananda memiliki kondisi kesehatan khusus.

Informasikan kepada wali kelas paling lambat Kamis, 15 Oktober 2026. Di lokasi tersedia pos kesehatan dan tim keliling.

Pada hari H

Bagaimana urutan kegiatannya?

Kedatangan per gelombang (06.30–07.10), absensi kloter, pembukaan dan niat ihram di Mina, lalu wukuf di Arafah. Setelah itu kloter dilepas satu per satu untuk menjalani Muzdalifah, Jamarat, Tawaf, Sa'i, dan Tahallul, kemudian makan siang dan penjemputan. Kegiatan selesai pukul 11.30. Lihat menu Jadwal Hari H.

Apakah ada makan siang?

Ada. Setiap kloter makan siang setelah menyelesaikan rangkaian, sebelum penjemputan. Snack dan air minum juga dibagikan saat di Arafah.

Bagaimana dengan batu untuk melempar jumrah?

Siswa SMP dan SMA memungut 21 batu kerikil yang disiapkan panitia di pos Muzdalifah. Siswa TK B dan SD membawa 21 batu kerikil dari rumah (sebesar biji kacang) dan menyimpannya di tas serut.

Apa yang harus dilakukan siswa bila merasa pusing atau lelah?

Segera bilang ke guru. Siswa dibawa ke tempat teduh dan tidak dipaksa melanjutkan rangkaian. Minum air yang cukup sepanjang kegiatan.

Apa saja tata tertib untuk siswa?

Selalu bersama kloter dan mengikuti mutawwif, tidak berlari atau mendahului bendera kloter, membuang sampah di tempatnya, serta sabar mengantre tanpa mendorong atau berkata kasar.

Antar, jemput & orang tua

Ananda diantar ke mana?

Langsung ke Asrama Haji Embarkasi Sudiang, bukan ke sekolah. Setelah turun di area drop-off, Ananda menuju papan nomor kloter di halaman Wisma Zamzam dan melapor kepada wali kelas. Mohon tidak berhenti lama di jalur masuk.

Jam berapa Ananda harus tiba?

Sesuai gelombang: SMP & SMA pukul 06.30–06.50, SD kelas 4–6 pukul 06.40–07.00, TK B & SD kelas 1–3 pukul 06.50–07.10.

Bagaimana jika terlambat?

Siswa yang tiba setelah 07.10 melapor ke Pos Informasi, lalu diantar petugas ke kloternya.

Bagaimana jika Ananda terpisah dari kloter?

Ananda diam di tempat dan mencari petugas ber-ID panitia, yang akan mengantarnya ke Pos Informasi. Nama dan nomor kloter diumumkan, lalu wali kelas menjemput Ananda di sana. Setiap siswa memakai name tag (nama, kloter, nomor HP wali kelas) dan slayer warna kloter.

Kapan dan di mana penjemputan?

Di Asrama Haji setelah Ananda makan siang, bertahap per kloter mulai sekitar 09.30 (TK B dan SD kelas bawah lebih dulu) dan selesai paling lambat 11.30. Perkiraan selesai kloter Ananda ada di halaman Jadwal. Siswa yang belum dijemput sampai 11.15 dikumpulkan di Pos Informasi bersama wali kelasnya.

Penjemputnya bukan orang tua. Bagaimana?

Ananda hanya diserahkan kepada orang tua atau penjemput yang dikenal wali kelas. Mohon informasikan nama penjemput kepada wali kelas sebelum hari H.

Bolehkah orang tua ikut rangkaian?

Boleh, dengan menaati tata tertib: ayah memakai ihram, ibu memakai gamis putih, berjalan di belakang barisan kloter, dan tidak memotong antrean pos. Tiket masuk dan konsumsi orang tua ditanggung sendiri.

Ananda punya kondisi kesehatan khusus.

Mohon informasikan kepada wali kelas paling lambat Kamis, 15 Oktober 2026. Pos kesehatan utama ada di dekat area Arafah, didukung tim keliling. Siswa yang pusing atau lemas dibawa ke tempat teduh dan tidak dipaksa melanjutkan rangkaian.

Bagaimana jika hujan?

Pembukaan dan wukuf dipindahkan ke dalam gedung atau aula; pos luar ruang tetap berjalan bila hujan ringan. Info terbaru diumumkan melalui Pengumuman Dinar.

Apakah rambut Ananda akan dicukur?

Tidak. Saat tahallul hanya ujung rambut yang dipotong sedikit (minimal tiga helai) oleh guru. Untuk siswi, dilakukan di bilik tertutup oleh guru perempuan.

Bolehkah memakai sepatu?

Untuk putra tidak: putra memakai sandal yang tidak menutup tumit dan punggung kaki. Putri memakai kaus kaki dan sepatu untuk menutup aurat.

Apa saja yang disediakan panitia?

Tas serut, buku panduan manasik, slayer warna kloter, name tag, snack dan air minum, serta makan siang. Batu kerikil disiapkan panitia di pos Muzdalifah untuk siswa SMP–SMA; siswa TK B–SD membawa 21 batu kerikil dari rumah dan menyimpannya di tas serut.

Informasi & aplikasi

Di mana informasi terbaru diumumkan?

Melalui Pengumuman Dinar bertanda Hajj Journey (tampil juga di beranda program ini dan dikirim sebagai notifikasi) serta grup WhatsApp kloter.

Bagaimana menghubungi wali kelas atau mutawwif?

Buka menu Kloter Saya: ada tombol Kirim pesan ke wali kelas (Pesan Dinar) dan tombol Gabung grup WA kloter.

Kapan sertifikat bisa diunduh?

Setelah acara selesai dan sertifikat diterbitkan panitia. Sertifikat Jamaah Cilik bisa diunduh dalam bentuk PDF di menu Sertifikat dan ditandatangani secara digital (QR sign.alakhyar.sch.id).

Bagaimana mematikan lagu latar?

Ketuk tombol lagu di kanan bawah layar. Pilihan bisu tersimpan di perangkat, dan lagu otomatis berhenti sebentar saat lagu lain diputar di menu Lagu Manasik.