Info Orang Tua
Antar, jemput, tata tertib, FAQ
Penting
Antar langsung ke Asrama Haji Sudiang — bukan ke sekolah.
Turun di area drop-off, jangan berhenti lama di jalur masuk. Ananda menuju papan nomor kloter di halaman Wisma Zamzam.
Jam tiba per gelombang
Penjemputan
Di Asrama Haji setelah Ananda makan siang, bertahap per kloter mulai ±09.30 (TK B & SD kelas bawah lebih dulu), selesai paling lambat 11.30. Ananda hanya diserahkan kepada orang tua atau penjemput yang dikenal wali kelas.
Orang tua yang ikut rangkaian
Ayah: ihram · Ibu: gamis putih
- Ayah yang ikut rangkaian memakai pakaian ihram; ibu memakai gamis putih.
- Berjalan di belakang barisan kloter Ananda, tidak masuk ke barisan siswa, dan tidak memotong antrean pos.
- Mengambil foto dari luar barisan tanpa menghalangi alur.
- Mengikuti arahan mutawwif dan panitia.
- Orang tua yang tidak ikut rangkaian menunggu di area yang ditentukan panitia.
- Tiket masuk dan konsumsi orang tua ditanggung sendiri.
Kondisi kesehatan khusus? Informasikan kepada wali kelas paling lambat Kamis, 15 Oktober 2026. Pastikan Ananda sarapan dan cukup tidur.
Pertanyaan umum
Ananda diantar ke mana?
Langsung ke Asrama Haji Embarkasi Sudiang, bukan ke sekolah. Setelah turun di area drop-off, Ananda menuju papan nomor kloter di halaman Wisma Zamzam dan melapor kepada wali kelas. Mohon tidak berhenti lama di jalur masuk.
Jam berapa Ananda harus tiba?
Sesuai gelombang: SMP & SMA pukul 06.30–06.50, SD kelas 4–6 pukul 06.40–07.00, TK B & SD kelas 1–3 pukul 06.50–07.10.
Bagaimana jika terlambat?
Siswa yang tiba setelah 07.10 melapor ke Pos Informasi, lalu diantar petugas ke kloternya.
Bagaimana jika Ananda terpisah dari kloter?
Ananda diam di tempat dan mencari petugas ber-ID panitia, yang akan mengantarnya ke Pos Informasi. Nama dan nomor kloter diumumkan, lalu wali kelas menjemput Ananda di sana. Setiap siswa memakai name tag (nama, kloter, nomor HP wali kelas) dan slayer warna kloter.
Kapan dan di mana penjemputan?
Di Asrama Haji setelah Ananda makan siang, bertahap per kloter mulai sekitar 09.30 (TK B dan SD kelas bawah lebih dulu) dan selesai paling lambat 11.30. Perkiraan selesai kloter Ananda ada di halaman Jadwal. Siswa yang belum dijemput sampai 11.15 dikumpulkan di Pos Informasi bersama wali kelasnya.
Penjemputnya bukan orang tua. Bagaimana?
Ananda hanya diserahkan kepada orang tua atau penjemput yang dikenal wali kelas. Mohon informasikan nama penjemput kepada wali kelas sebelum hari H.
Bolehkah orang tua ikut rangkaian?
Boleh, dengan menaati tata tertib: ayah memakai ihram, ibu memakai gamis putih, berjalan di belakang barisan kloter, dan tidak memotong antrean pos. Tiket masuk dan konsumsi orang tua ditanggung sendiri.
Ananda punya kondisi kesehatan khusus.
Mohon informasikan kepada wali kelas paling lambat Kamis, 15 Oktober 2026. Pos kesehatan utama ada di dekat area Arafah, didukung tim keliling. Siswa yang pusing atau lemas dibawa ke tempat teduh dan tidak dipaksa melanjutkan rangkaian.
Bagaimana jika hujan?
Pembukaan dan wukuf dipindahkan ke dalam gedung atau aula; pos luar ruang tetap berjalan bila hujan ringan. Info terbaru diumumkan melalui Pengumuman Dinar.
Apakah rambut Ananda akan dicukur?
Tidak. Saat tahallul hanya ujung rambut yang dipotong sedikit (minimal tiga helai) oleh guru. Untuk siswi, dilakukan di bilik tertutup oleh guru perempuan.
Bolehkah memakai sepatu?
Untuk putra tidak: putra memakai sandal yang tidak menutup tumit dan punggung kaki. Putri memakai kaus kaki dan sepatu untuk menutup aurat.
Apa saja yang disediakan panitia?
Tas serut, buku panduan manasik, slayer warna kloter, name tag, snack dan air minum, serta makan siang. Batu kerikil disiapkan panitia di pos Muzdalifah untuk siswa SMP–SMA; siswa TK B–SD membawa 21 batu kerikil dari rumah dan menyimpannya di tas serut.
Nomor hotline panitia akan dicantumkan di sini.