Mendekati Bukit Shafa
QS Al-Baqarah: 158 · HR Muslim
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللّٰهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللّٰهَ شَاكِرٌ عَلِيْمٌ أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللّٰهُ بِهِ
Innash-shafaa wal-marwata min sya'aa'irillaah, faman hajjal-baita awi'tamara falaa junaaha 'alaihi an yaththawwafa bihimaa, wa man tathawwa'a khairan fa innallaaha syaakirun 'aliim. Abda'u bimaa bada'allaahu bih.
“Sesungguhnya Shafa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui. Aku memulai dengan apa yang Allah mulai.”
Catatan: Dibaca satu kali, ketika mendekati Shafa di awal sa'i, seperti yang dilakukan Nabi ﷺ.