Bab 12PERIODE MAKKAH

Bai'at Aqabah Pertama dan Kedua

Mina, Makkah · Usia 52–53 tahun1 menit baca
Dengarkan narasi
0:000:00
Ukuran huruf

Setiap musim haji, Nabi menawarkan Islam kepada kabilah-kabilah yang datang ke Makkah. Dan sambutan justru datang dari penduduk Yatsrib, kota yang kelak bernama Madinah.

Pada suatu musim haji, dua belas orang laki-laki dari Madinah menemui beliau di bukit Aqabah, dan berjanji setia. Inilah Bai'at Aqabah yang pertama. Mereka pulang membawa Islam, ditemani duta pertama Islam, Mush'ab bin Umair, yang mengajarkan Al-Qur'an, hingga Islam menyebar ke hampir setiap rumah di Madinah.

Tahun berikutnya, datang rombongan yang lebih besar: tujuh puluh dua laki-laki dan dua orang wanita. Dalam Bai'at Aqabah kedua ini, mereka berjanji akan melindungi Nabi sebagaimana melindungi keluarga sendiri, jika beliau berhijrah ke negeri mereka.

Pintu hijrah pun terbuka. Fajar baru bagi Islam mulai menyingsing dari arah Madinah.

Dakwah yang ditolak satu kaum, bisa jadi disambut oleh kaum yang lain. Maka jangan pernah berhenti berbuat baik.

  • Usia 52 tahun: Bai'at Aqabah I — 12 laki-laki dari Madinah
  • Usia 53 tahun: Bai'at Aqabah II — 72 laki-laki + 2 wanita
  • Dua wanita peserta bai'at: Nusaibah bintu Ka'ab dan Asma' bintu 'Amr
  • Hasilnya: kesiapan penduduk Madinah melindungi Nabi; gerbang hijrah terbuka

Riwayat bai'at Aqabah dihimpun dalam ARBAIN Siroh Nabawiyyah (peristiwa ke-11) dari hadits-hadits yang shahih, di antaranya riwayat Ubadah bin ash-Shamit (HR. Bukhari dan Muslim) tentang isi bai'at.

  1. 1Dakwah yang ditolak satu kaum bisa jadi disambut kaum lain — jangan pernah berhenti berikhtiar.
  2. 2Wanita pun mengambil peran besar dalam sejarah Islam sejak awal.
Uji Pemahaman
5 soal · lulus di nilai 80