Bab 21PERIODE MADINAH

Surat kepada Para Raja Dunia

Madinah · Tahun 7 H (usia 60 tahun)1 menit baca
Dengarkan narasi
0:000:00
Ukuran huruf

Masa damai Hudaibiyah membuka babak dakwah yang mendunia. Nabi mengirim surat-surat dakwah kepada para penguasa dunia. Kepada Heraclius, kaisar Romawi. Kepada Kisra, raja Persia. Kepada Najasyi, raja Habasyah. Dan kepada Muqauqis, penguasa Mesir.

Heraclius sampai memanggil Abu Sufyan, yang saat itu masih kafir, untuk bertanya tentang sosok Muhammad. Semua jawaban jujur Abu Sufyan membuat Heraclius mengakui, "Kalau benar apa yang kau katakan, ia akan menguasai tempat kedua kakiku ini." Namun ia tidak masuk Islam, karena takut kehilangan kekuasaan.

Kisra Persia dengan sombong merobek surat Nabi. Maka beliau mendoakan kerajaannya tercabik-cabik. Dan sejarah membuktikannya. Adapun Muqauqis, ia membalas dengan hormat dan mengirimkan hadiah.

Langkah ini menegaskan satu hal: Islam adalah risalah untuk seluruh umat manusia, bukan hanya untuk bangsa Arab.

Dan ingatlah: kesombongan bisa menghalangi hidayah, meski kebenaran sudah tampak begitu jelas.

  • Tahun 7 H: Nabi mengirim utusan dan surat kepada para penguasa dunia
  • Penerima surat: Heraclius (Romawi), Kisra (Persia), Najasyi (Habasyah), Muqauqis (Mesir)
  • Hadiah Muqauqis: Mariyah al-Qibthiyyah

Dialog Heraclius dengan Abu Sufyan diriwayatkan panjang dalam hadits shahih (HR. Bukhari no. 7).

  1. 1Islam adalah rahmat untuk seluruh alam; dakwah tak mengenal batas negeri.
  2. 2Kesombongan menghalangi hidayah, meski kebenaran sudah tampak jelas.
Uji Pemahaman
5 soal · lulus di nilai 80