
Dakwah Sembunyi-Sembunyi
Selama sekitar tiga tahun, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah secara diam-diam, mengajak orang-orang terdekat yang beliau percaya. Dan lihatlah siapa saja yang pertama menyambut cahaya Islam.
Dari kalangan laki-laki dewasa, sahabat setianya, Abu Bakar ash-Shiddiq. Dari kalangan wanita, istrinya tercinta, Khadijah. Dari kalangan remaja, sepupunya, Ali bin Abi Thalib. Dan dari kalangan budak, Zaid bin Haritsah.
Melalui ajakan Abu Bakar, masuk Islam pula tokoh-tokoh besar seperti Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa'ad bin Abi Waqqash, dan Thalhah bin Ubaidillah. Merekalah as-sabiqunal awwalun, generasi pertama yang beriman saat Islam masih asing dan berbahaya.
Kaum muslimin yang masih sedikit itu berkumpul secara rahasia, belajar Al-Qur'an dan shalat, jauh dari pandangan kaum Quraisy yang masih menyembah berhala.
Dari sini kita belajar: kebenaran kadang harus diperjuangkan dengan sabar, dengan langkah yang tenang namun pasti.
- Dakwah sirriyah (rahasia): usia 41–43 tahun (± 3 tahun)
- Pertama masuk Islam — laki-laki dewasa: Abu Bakar · wanita: Khadijah · remaja: Ali bin Abi Thalib · budak: Zaid bin Haritsah
Riwayat tentang dakwah sirriyah dan as-sabiqunal awwalun dihimpun dalam ARBAIN Siroh Nabawiyyah (peristiwa ke-6) dari hadits-hadits shahih tentang keislaman para sahabat awal.
- 1Kebenaran kadang harus diperjuangkan dengan sabar dan strategi, tidak selalu terang-terangan.
- 2Lihatlah beragamnya generasi pertama — tua, muda, wanita, budak: Islam untuk semua kalangan.